Saturday, 26 July 2014

Kata-kata bijak Warren Buffett

Warren Buffett

Warren Buffett
Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajaman pikirannya amat luar biasa sehingga ia diibaratkan sebagai perpaduan antara fisikawan Einstein, seniman Picasso dan raja kaya raya pencipta koin emas Croesus, dalam satu tubuh.
Warren Buffett adalah investor dan pengusaha Amerika yang masuk dalam daftar orang terkaya sedunia. Akan tetapi, hidupnya selalu penuh dengan kesederhanaan.
Berikut adalah kata-kata bijak Warren Buffett:
Peraturan No.1: Jangan pernah kehilangan uang. Peraturan No.2: Jangan lupa aturan No.1. (Warren Buffett)
Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik. (Warren Buffett)
Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda. (Warren Buffett)
Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan, gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan. (Warren Buffett)
Diperlukan waktu dua puluh tahun untuk membangun reputasi dan lima menit untuk melenyapkannya. Jika memikirkan hal ini, anda akan melakukan segala sesuatunya secara berbeda. (Warren Buffett)
Lebih mudah menjauhkan diri dari masalah daripada mengeluarkan diri dari masalah. (Warren Buffett)
Lebih baik bergaul dengan orang-orang yang lebih baik dari kita. Pilihlah teman dan rekan yang perilakunya lebih baik dari perilaku kita dan kita pun akan terpengaruh karenanya. (Warren Buffett)
Risiko datang dari ketidaktahuan atas apa yang Anda kerjakan. (Warren Buffett)
Bukankah hebat jika kita dapat membeli cinta dengan harga $1 juta? Tetapi satu-satunya cara untuk dicintai adalah menjadi orang yang pantas dicintai. Anda selalu mendapatkan lebih daripada yang anda berikan. Jika tidak memberikan apa-apa.Tidak akan mendapatkan apa-apa.Tidak seorang pun yang saya kenal yang dicintai orang-orang lain yang tidak merasa berhasil.dan saya tidak dapat membayangkan orang-orang yang tidak dicintai dapat merasa sangat berhasil. (Warren Buffett)
Ketika mencari orang yang akan dipekerjakan, Anda mencari tiga kualitas : integritas, kecerdasan, dan energi. Tetapi yang terpenting adalah integritas, karena jika mereka tidak memilikinya, dua kualitas lainnya, kecerdasan dan energi akan membunuh anda. (Warren Buffett)
Seseorang dapat berteduh hari ini karena ada seseorang yang menanam pohon lama sebelumnya. (Warren Buffett)
Menikah karena uang mungkin gagasan buruk dalam situasi apa pun, tetapi benar-benar bodoh jika anda sudah kaya. (Warren Buffett)
Memerlukan masa 20 tahun untuk membangun reputasi, tetapi hanya memerlukan 5 menit untuk menghancurkannya. Jika Anda sadar akan hal itu, Anda dapat melakukan segala sesuatu dengan cara yang berbeda. (Warren Buffett)
Bayangkan anda memiliki sebuah mobil dan itu satu-satunya mobil yang anda miliki seumur hidup anda. Tentu saja, anda akan merawatnya dengan baik, mengganti oli lebih sering daripada yang diperlukan, mengendarai secara hati-hati, dsb. Sekarang, pikirkan anda hanya memiliki satu otak dan satu tubuh. Persiapkanlah diri anda untuk hidup dengan baik, rawat diri anda. Anda dapat meningkatkan pikiran anda dalam jangka panjang. Aset utama seseorang adalah dirinya sendiri sehingga pertahankan dan tingkatkan diri anda sendiri. (Warren Buffett)
Kawan saya menghabiskan waktu dua puluh tahun untuk mencari wanita yang sempurna; sayangnya, ketika diamenemukannya, ternyata wanita itu mencari pria yang sempurna. (Warren Buffett)
Di antara para miliader yang saya kenal, uang hanya menghadirkan sifat-sifat mereka yang sebenarnya, Jika mereka adalah orang yang berengsek sebelum mereka mempunyai uang, mereka semata-mata hanya menjadi orang yang berengsek dengan satu miliar dolar (Warren Buffett)
Saat Anda sudah mencapai usia setua saya, Anda akan menilai kesuksesan Anda dalam hidup dari berapa banyak orang yang menyayangi Anda. Itulah penguji utama seberapa kualitasnya hidup Anda. (Warren Buffett)

Friday, 25 July 2014

Cerita dan Kisah Sukses Bill Gates

Kisah sukses bill gates, tokoh inspiratif ini telah menciptakan banyak perubahan. Khususnya dalam bidang teknologi. Pada kali ini kami akan menceritakan titik balik cerita sukses bill gates untuk menjadi rujukan pembaca semua...Cerita dan Kisah Sukses Bill GatesWilliam Henry Gates III atau lebih terkenal dengan sebutan Bill Gates, lahir di Seattle, Washington pada tanggal 28 Oktober 1955. Ayah Bill, Bill Gates Jr., bekerja di sebuah firma hukum sebagai seorang pengacara dan ibunya, Mary, adalah seorang mantan guru. Sejak kecil Bill mempunyai hobi “hiking”,bahkan hingga kini pun kegiatan ini masih sering dilakukannya bila ia sedang “berpikir”.Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa Sekolah Dasar dengan nilai sangat memuaskan, terutama dalam pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui hal ini, orang tua Bill kemudian menyekolahkannya di sebuah sekolah swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama Lakeside. Pada saat itu , Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (sebagian besar nantinya menjadi programer pertama Microsoft) sudah menghabiskan semua jam pelajaran komputer untuk satu tahun.Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia masih bersekolah di Lakeside. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers lainnya disewa oleh Computer Center Corp. Dan disinilah mereka mulai mengembangkan kemampuan menuju pembentukan Microsoft, 7 tahun kemudian. Selanjutnya kemampuan Bill Gates semakin terasah. Bekerja sebagai debugger di perusahaan kontraktor pertahanan TRW, dan sebagai penanggungjawab komputerisasi jadwal sekolah, melengkapi pengalaman Bill Gates.Musim gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan terdaftar sebagai siswa fakultas hukum. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah programer yang luar biasa jenius, namun juga seorang manusia yang menyebalkan. Desember 1974, saat hendak mengunjungi Bill Gates, Paul Allen membaca artikel majalah Popular Electronics dengan judul “World`s First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models”. Dia mengatakan bahwa dia dan Allen telah membuat BASIC yang dapat digunakan pada Altair. Setahun kemudian Bill Gates meninggalkan Harvard dan mendirikan Microsoft.Jika mendengar nama ini, orang akan langsung ingat dua hal, yakni Microsoft dan kekayaan. Sebab, pada tahun itu komputer masih berukuran sangat besar dan hanya dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu saja. Kelahiran Seattle dari pasangan seorang pengacara dan pegawai bank ini memang terkenal cukup ambisius. Ia pun lantas bertemu dengan komunitas penggemar program dan sering menghabiskan waktunya berjam-jam untuk menekuni hobi tersebut. Ayah tiga anak ini kemudian mengembangkan bakatnya saat kuliah di Universitas Harvard. Ia memilih drop out dan berkomitmen kuat untuk mewujudkan ambisinya.Komitmen itu diwujudkan dengan ketekunan, ketelatenan, dan keuletan, sehingga pelan tapi pasti hobinya membuat program telah menjadi bisnis yang kian menguntungkan. Inilah yang membuat pundi-pundinya terus mengembang. Kini, dengan kekayaannya tersebut, Bill Gates dan istrinya, Melinda, kemudian mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation. Mulai dari menyalurkan beasiswa kepada kaum minoritas, berperang melawan penyakit seperti AIDS dan berbagai penyakit lainnya, hingga memerangi kelaparan dan kemiskinan. Sebuah sumbangan terbesar di dunia yang pernah diberikan pada sebuah yayasan sosial.Sebuah impian, jika disertai dengan keyakinan kuat dan kerja keras, serta dilandasi komitmen perjuangan tanpa henti, akan memberi hasil yang gemilang. Selain itu, kepedulian Bill Gates untuk berbagi juga bisa dijadikan teladan bahwa sukses akan lebih berarti jika kita bisa saling berbagi.Ketika ia bosan dengan Harvard, Gates melamar pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan komputer di daerah Boston. Gates mendorong Paul Allen untuk mencoba melamar sebagai pembuat program di Honey-well agar keduanya dapat melanjutkan impian mereka untuk mendirikan sebuah perusahaan perangkat lunak.Pada suatu hari di bulan Desember yang beku, Paul Allen melihat sampul depan majalah Popular Mechanics, terbitan Januari 1975, yaitu gambar komputer mikro rakitan baru yang revolusioner MITS Altair 8080 (komputer kecil ini menjadi cikal bakal PC di kemudian hari). Kemudian Allen menemui Gates dan membujuknya bahwa mereka harus mengembangkan sebuah bahasa untuk mesin kecil sederhana itu. Dari sana pula mereka mempunyai mimpi, tersedianya sebuah komputer di setiap meja tulis dan di setiap rumah tangga. Semangat Allen dan Gates tidak percuma, dan dari sana mereka mendirikan perusahaan Microsoft. Dan hampir setiap orang mengenal Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia saat ini.“Orang yang sukses adalah orang yang memiliki mimpi dan keyakinan bahwa mimpi itu akan dapat terjadi berapapun harga yang harus ia bayarDemikianlah "KISAH SUKSES BILL GATES" Semoga bermanfaat serta dapat menjadi ispirasi bagi pembaca semua.
x

Wednesday, 16 July 2014

Kata-kata Bijak

Setiap orang pastinya pernah merasakan rasa purus asa, bisa disebabkan oleh rencananya yang gagal ataupun karena cintanya yang ditolak. Apapun penyebabnya, rasa putus asa merupakan kondisi dimana seseorang akan merasakan ketidak nyamanan dan mulai jenuh dalam melakukan rutinitasnya sehari – hari. Biasanya orang yang habis patah hati juga sering mengalami rasa putus asa, sebab mereka masih memikikan mantan yang mereka cintai.
Kata Kata Bijak 300x300 Kata Kata Bijak
Untuk mengatasi rasa putus asa itu sendiri ada banyak caranya, bisa dengan melakukan liburan ataupun yang lainnya. Namun itu semua hanya bersifat sementara, arena liburan biasanya dianggap sebagai pelarian bagi sebagaian orang untuk menghilangkan rasa putus asa mereka. Sebaliknya, bila ingin menghilangkan rasa putus asa dan bangkit dari keterpurukan haruslah ada sesuatu yang dapat menjadi motivasi bagi orang tersebut.
Dalam hal ini, solusi terbaik adalah dengan menceramahi orang tersebut menggunakan kata kata bijak. Karena kata kata bijak bersifat memberikan motivasi, serta membangkitkan semangat orang yang sempat down. Sebagai contoh, mereka yang habis ptah hati bisa diberikan kata kata bijak seperti “jika kamu tulus mencintainya, relakan dia bersama orang yang dicintainya”. Untuk contoh kata kata bijak lebih lengkapnya, silakan simak di bawah ini.

Kata Kata Bijak Menyentuh Hati

Kemampuan adalah apa yg dpt anda lakukan.Motivasi menentukan apa yg anda lakukan .Sikap menentukan seberapa baik Anda melakukannya.
Jangan pernah biarkan kesedihan di masa lalu membuatmu takut tuk menerima seseorang yg baru
Luangkan waktumu untuk keluarga. Karena saat dapat berkumpul bersama, itu adalah kebahagiaan yg sempurna.
Keikhlasan adalah bukti kesabaran yg sejati.
Ketika apa yang kamu inginkan belum tercapai, Tuhan sedang memberitahumu untuk berusaha lebih lagi!
Terluka dan memaafkan adalah bagian dari cinta. Karena cinta yg tulus pasti akan ada kata maaf untuknya.
Jangan janjikan seorang untuk tetap tinggal jika sifatmu saja membuatnya ingin pergi icon neutral Kata Kata Bijak
Cinta bukan sekedar menunggu tuk dicintai, melainkan juga keberanian untuk mencintai~
Cinta akan sempurna ketika saling melengkapi, dan akan indah ketika kita bisa mengasihi.
Sahabat yg baik adalah saat mereka dibelakangmu, mereka memotivasimu. Tp saat dia didepanmu, mereka tak akn melupakanmu.
Wanita yang tegar slalu mempunyai hati yang sempurna.
Cinta yang tulus slalu mempunyai alasan untuk mempertahankan meski sedang diuji dalam cobaan yg mungkin bisa memisahkan.
Perjalanan hidup yang indah adalah ketika kita mampu berbagi, bukan menikmatinya sendiri atau bahkan menyombongkan diri.
Bukan mereka yg mempunyai segalanya, tapi mereka yg mempunyai hati yg sempurna yg bisa membuatmu benar2 bahagia.
Bekerja lah tuk duniamu seakan engkau hidup selamanya, beramal lah tuk akhiratmu seakan esok hari engkau tlah tiada.
Kesuksesan bukanlah segalanya, kegagalan hanya proses semata, berbuat yang terbaik adalah yang terutama.
Kadang kamu harus mengikhlaskan. Bukan karena tak sayang, melainkan kita tau ada sesuatu yg memang tak bisa dipaksakan.
Penyesalan akan hari kemarin, dan ketakutan akan hari esok adalah dua pencuri yg mengambil kbahagiaan saat ini
Ketika kamu tulus mencinta, kamu selalu mencintainya meski telah berpisah. Jika tidak, kamu memang dari awal tak mencintainya.
Terkadang, tak peduli apapun usaha Anda tuk mengusir seseorang dari pikiran, dia tak pernah meninggalkan hati .
Lebih mudah senyum dan bertindak semuanya baik saja ketimbang menjadi berantakan dan menangis, lalu byk org menanyakan mengapa.  #zedquotes”
Saat Anda membalas rasa sakit dgn senyuman, saat itulah Anda memastikan bhw diri Anda lbh baik dr org yg menyakiti itu
Diam bukan berarti lemah, terkadang kita diam karena kita cukup dewasa untuk menyikapi masalah.
Sesibuk²nya seorang pria, pasti akan berusaha menyisakan sedikit waktu u/ dpt menghubungi wanita yg ia cinta. ☺
Jangan terlalu lelah untuk mencari, lebih baik belajar menerima dia dengan setulus hati.
Bahagia adalah ketika dapat bersama, saling mencinta tanpa mempermasalahkan kekurangan yg kita punya.
Senyuman itu seperti perban, menutupi luka, tapi sakitnya masih terasa.
Cowok cakep itu gampang dicari. Yang susah; mendapatkan seseorang yg tulus & setia mencintai.
Sahabat adalah keindahan jiwa yg dimana bisa memberikan warna ketika hari kita tampak biasa.
Masa lalu memang menyimpan banyak kenangan, namun itu bukan alasan tuk tak terus melangkah ke depan.
Tegas berbeda jauh dengan kejam. Tegas itu mantap dalam kebijaksana sedangkan kejam itu keras dalam kesewenang-wenangan.
Bahagia itu sederhana; mensyukuri, mencintai dan menjaga apa yg kita miliki.
Jika cinta, buktikan saja. Jika tak cinta, lebih baik jangan memberi sebuah harapan yg bisa melukainya.
Hidup bukan tentang mempermasalahkan sebuah perbedaan, melainkan saling melengkapi kekurangan.
Memberi memang mudah, terutama disaat kita memiliki sesuatu dalam keadaan berlebih. Namun “memberi” sesuatu, akan terlihat luar biasa tatkala kita memilikinya hanya satu itu saja, sedangkan kita juga sama-sama membutuhkan.
Tidak ada yang salah jika kamu menunjukkan rasa peduli pada seseorang, yangg salah adalah mengharapkan dia untuk melakukan hal yang sama.
Kebaikan yang ditanam tak kan pernah berbuah nista. Meskipun adakalanya kebaikan dibalas angkara murka. Dan patut disadari, ranum buahnya akan selalu bisa di petik di surga nanti.
Jangan pernah menyerah! Jika Tuhan belum menjawab doamu, itu karena Tuhan punya rencana yg lebih baik tuk hidupmu.
Kesenanagan terbesar dalam hidup ini adalah melakukan hal, dimana orang lain menganggap bahwa kita tidak mampu melakukan hal tersebut.
Berharap menjadi pribadi yang besar boleh saja. Dan perlu diketahui, awal dari yang besar selalu dibentuk dengan hal-hal kecil dalam diri.
Berhenti mencari seseorang yg sempurna tuk dicintai, lebih baik belajar dan persiapkan diri menjadi seorang yg pantas tuk dicintai.
Dia yg mengeluh adalah dia yg tak pernah bisa bersyukur, padahal tanpa ia sadari, karunia dari Tuhan telah ia nikmati setiap hari.
Jangan rendahkan dirimu untuk mendapatkan sesuatu, tapi rendahkan hatimu untuk berikan sesuatu.
Bergembira tatkala mendapatkan buah durian segar yang jatuh dari pohonnya adalah sesuatu yang lumrah. Namun bergembira tatkala mendapatkan buah durian busuk dari tetangga adalah hal yang luar biasa. icon biggrin Kata Kata Bijak
Nah itulah contoh kata kata bijak yang bisa anda gunakan untuk memotivasi diri sendiri ataupun orang lain, selain itu kata kata bijak di atas juga bisa anda jadikan refrensi untuk membuat kata kata bijak ciptaan anda sendiri. Terima kasih telah membaca ulasan kami kali ini, semoga bermanfaat untuk anda

Monday, 14 July 2014

Harapan Baru Untuk Penderita HIV/AIDS...Penyakit ini Tak Lagi Mematikan

Apakah Penyakit HIV/AID itu?

Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang timbul sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia. Virus HIV menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh atau sistem imun. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh atau sistem imun tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun atau dikenal dengan infeksi oportunistik. virus ini juga merusak otak dan sistem saraf pusat.

Seseorang yang terinfeksi HIV tidak langsung menampakkan gejalanya, sehingga orang yang terinfeksi bisa hidup normal dalam jangka waktu lima sampai sepuluh tahun untuk sampai pada stadium munculnya gejala klinis.  Hal ini merupakan salah satu penyebab penderita baru mengetahui dirinya terinfeksi HIV setelah berkembang menjadi AIDS karena penderita baru memeriksakan diri bila sudah timbul gejala-gejala klinis.
Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.
Kematian yang disebabkan infeksi HIV kebanyakan bukan karena infeksi virus, melainkan karena turunnya kekebalan tubuh atau sistem imun si penderita tersebut.


Orang yang terinfeksi HIV belum tentu menjadi penderita AIDS, tergantung tingkat imunitas atau kekebalan tubuh orang tersebut yang dapat dilihat melalui komponen CD4. Jika terjadi penurunan CD4 sampai kurang dari 200, orang akan makin lemah daya tahan tubuhnya dan jatuh pada kondisi AIDS.
HIV berada terutama dalam cairan tubuh manusia. Cairan yang berpotensial mengandung virus HIV adalah darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu. Sedangkan cairan yang tidak berpotensi untuk menularkan virus HIV adalah cairan keringat, air liur, air mata dan lain-lain. Kematian yang disebabkan infeksi HIV kebanyakan bukan karena infeksi virus, melainkan karena turunnya kekebalan tubuh si penderita tersebut.

Bagaimana Gejala HIV/AIDS?
  1. Gangguan saluran pernafasan seperti nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam).
  2. Gangguan  saluran Pencernaan seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
  3. Penurunan drastis berat badan. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.
  4. Gangguan Sistem Saraf seperti kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat karena gangguan saraf central. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.
  5. Gangguan pada System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau cacar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
  6. Gangguan pada Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah ‘pelvic inflammatory disease (PID)' dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal)
Bagaimana Mengetahui Seseorang Telah Terinfeksi?
Untuk mengetahui seseorang tertular atau tidak dapat melakukan test HIV dan Test HIV dapat dilakukan paling cepat 3 bulan setelah terinfeksi. Jika seseorang merasa telah melakukan aktifitas yang beresiko HIV, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk dilakukan test. Penanganan yang dini dan tepat akan menyelamatkan penderita dari keganasan virus ini.
Jika hasil test HIV positif, sebaiknya penderita melakukan pemeriksaan CD4 dan viral load test. Sel CD4 adalah jenis sel darah putih atau limfosit. Sel tersebut adalah bagian yang penting dari sistem kekebalan tubuh kita Pengecekan CD4 ini penting karena setelah lama terinfeksi HIV, jumlah sel CD4 semakin menurun. Ini tanda bahwa sistem kekebalan tubuh kita semakin rusak. Semakin rendah jumlah CD4, semakin mungkin kita akan jatuh sakit. Jumlah CD4 adalah ukuran kunci kesehatan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun tubuh. Semakin rendah jumlahnya, semakin besar kerusakan yang diakibatkan HIV. Jika penderita mempunyai jumlah CD4 di bawah 200, atau persentase CD4 di bawah 14% maka dianggap AIDS berdasarkan definisi Depkes.

Bagaimana Melawan HIV AIDS?
Para Penderita dapat melawan virus ini dengan menguatkan sistem imun, makanan bergizi tinggi, istrihat yang cukup dan hindari stress dan berkonsultasi ke dokter secara rutin. Menguatkan sistem imun dan menjaganya agar tetap kuat adalah sangat penting. Penyakit ini tak lagi mematikan selama penderita memahami dengan baik bagaimana cara penanganannya. Penderita bisa hidup normal dan tidak perlu merasa minder dengan keadaan yang ia alami.

4Life Transfer Factor Harapan Baru Penderita HIV/AIDS, Nutrisi Terbaik & Terlengkap Terapi HIV/AIDS
Sebuah studi yang dilakukan oleh The Altay State Medical University, Federasi Rusia. Studi dilakukan terhadap 15 orang pasien yang terinfeksi HIV yang terdiri atas stadium 2B, 2C,3A dan stadium 3B. Ke 15 pasien diberi Transfer Factor setiap hari selama 7 hari. Setelah konsumsi 4Life Transfer Factor, adanya peningkatan CD3 pada 15 orang pasien, peningkatan CD4 pada 14 orang pasien dan peningkatan CD8 pada 12 orang pasien.
Transfer Factor Plus dapat menguatkan sistem imun hingga 437% sehingga akan menguatkan sistem imun tubuh penderita dalam melawan virus, bakteri, parasit, sel kanker, tumor dan antigen asing lainnya yang menyebabkan penyakit. Transfer Factor mengandung rantai asam amino yg tinggi yaitu 44 rantai asam amino, membantu mempercepat proses regenerasi sel-sel yang rusak atau sel-sel yang mati.
Setiap hari ada jutaan virus, bakteri, parasit dan hewan mikroba lainnnya yang hidup diudara dan masuk ke dalam tubuh, semakin lemah sistem imun (semakin lemah sistem imun dapat dilihat dari angka CD4) penderita HIV/AIDS, maka akan mudah berkembang dalam tubuh penderita. Bahkan virus flu saja bisa membuat penderita HIV/AIDS meninggal.

Bagaimana Mengetahui Efektifitas Konsumsi 4Life Transfer Factor?
Untuk mengetahui efektifitas suatu terapi dapat dilihat dari dua hal:
  1. Apa yang dirasakan oleh penderita, perlahan keluhan-keluhan akan berkurang dan sampai akhirnya hilang.
  2. Hasil pemeriksaan laboratorium, bandingkan hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah konsumsi. Ada dua pemeriksaan laboratorium yang sering digunakan yaitu angka CD4 dan angka viral load.
Tes viral load adalah tes untuk mengukur jumlah virus HIV dalam darah, Semakin tinggi viral load, semakin cepat penyakit HIV berkembang. Viral load juga menunjukkan daya menular pada orang lain. Semakin tinggi viral load, semakin mudah menularkan HIV. Tes viral load bermanfaat untuk pemantauan terapi, untuk mengetahui apakah terapi mengendalikan virus.
Untuk mengetahui efektifitas suatu terapi dapat menggunakan hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah konsumsi, baik untuk CD4 dan Viral Load. Angka CD4 harus naik dan viral load harus turun.

Bagaimana Pengalaman Penderita HIV/AIDS yang Mengkonsumsi 4Life Transfer Factor?
  1. Kami pernah merawat seorang anak yang tadinya seorang penderita HIV selama 11 tahun. Beberapa tahun terakhir kami beri 4Life Transfer Factor Plus. Sebelumnya terapi retro-viral dan terapi toxic retro-viral tidak membuahkan hasil. Akan tetapi setelah 13 bulan di beri campuran diatas dengan dosis tinggi, HIV anak tersebut negatif dan sekarang sudah benar-benar normal. Kualitas hidupnya benar-benar meningkat drastis, seperti inilah pengobatan modern seharusnya menurut saya. Ini benar-benar menyenangkan......R. R., Medical Doctor, Kentucky
  2. Setelah dirawat beberapa hari dirumah sakit, anak saya kembali kerumah dan menjalani rawat jalan. Ia sudah dinyatakan AIDS karena CD4nya 27 dan menjalani terapi ARV. Ia hanya sanggup konsumsi selama 1 minggu karena selama konsumsi tidak punya nafsu makan, kepalanya pusing dan mual. Kemudian dokter yang merawatnya menyarakan untuk konsumsi Transfer Factor. Selama 3 minggu konsumsi TBC nya negative, setelah satu bulan konsumsi kami kembali memeriksakan CD4 dan ternyata dalam waktu satu bulan cd4 naik menjadi 220….Ini luar biasa….Doni – 56 tahun -Jakarta
  3. Saya seorang ibu rumah tangga yang selalu patuh pada suami dan ajaran agama yang saya anut. Saya sering dirawat dirumah sakit karena kurang darah. Suatu hari saya menjalani transfusi darah, setelah menjalani transfusi darah saya mengalami gatal-gatal pada kulit. Kurang dari satu tahun setelah menjalani transfusi, saya dinyatakan dokter terinfeksi HIV/AID. Dokter memberi saya obat, tapi badan saya terasa panas ketika mengkonsumsinya. Saya tidak tahan dan menghentikannya. Suami saya mencoba mencari alternatif lain dan mendapatkan informasi tentang 4Life Transfer Factor lewat internet. Dia memberi saya 4Life Transfer Factor Plus dan 4Life Transfer Factor Trifactor Formula. Dalam waktu 2,5 bulan, berat badan saya naik 12 kg, CD4 saya naik dari 5 menjadi 35...Rania-Medan
  4. Saya merasa sakit kepala terus setiap hari, badan saya sering gatal-gatal, buang air besar berdarah, berat badan terus menurun dan tubuh saya terlihat hitam dan tubuh saya penuh dengan bentol-bentol merah seperti cacar air. Dokter saya menyarankan untuk konsumsi 4Life Transfer Factor. Saya konsumsi 9 kapsul 4Life Transfer Factor Plus sehari dan 6 kapsul 4Life Transfer Factor Advance sehari. Setelah kurang lebih empat bulan konsumsi semua keluhan-keluhan saya hilang. Sebelum konsumsi Transfer Factor CD4 saya 345 dan sekarang sudah 525...Subroto 42 tahun-Jakarta
  5. Saya baru tau terdeteksi hiv setelah kurang lebih terinfeksi kurang lebih 7 tahun. CD4 saya sudah rendah sekali yaitu 22 dan saya tidak mau mengkonsumsi ARV karena takut efeksampingnya. Saya coba konsumsi 3x3 4Life Transfer Factor Plus dan 3x2 4Life Transfer Factor Advance perhari. Dalam beberapa hari saja badan saya terasa segar kembali dan untuk memastikan kerja 4Life Transfer Factor, satu minggu setelah konsumsi saya kembali memeriksa CD4 dan hasilnya naik menjadi 45.Selain itu saya juga selalu menjaga kondisi saya dengan cukup istirahat, makan teratur dan bergizi, berpikiran positif dan menghindari stress. Satu bulan setelah konsumsi saya kembali melakukan pemeriksaan CD4 dan hasilnya meningkat menjadi 123...Andika 30 tahun-Bekasi
  6. Chinthia berumur 27 tahun. Kondisinya sangat lemah saat tiba di rumah sakit Nkosis Haven, sampai tak mampu membopong bayinya. Ia juga tak mampu melakukan pekerjaan ringan seperti menyapu. Berat badannya 44 kg. Konsumsi 4Life Transfer Factor Plus selama dua minggu berat badannya naik 7 kg. Karena batuk dan tidak bertenaga, dilakukan pemeriksaan TBC dan ternyata positif dan diberi obat TBC serta 4Life Transfer Factor Plus. Nilai CD4 saat tiba 297 naik menjadi 340, berat badan naik menjadi 63 kg. Kekuatan tubuhnya pulih. Penglihatannya dan ingatannya membaik, ia pun bisa merawat dirinya sendiri dan juga anaknya. Gail Johnson, Afrika Selatan.
  7. Raul berasal dari Meksiko. Dia memiliki AIDS dan kondisi nya sekarang sudah parah. Dia kehilangan berat badan dan sekarang sedang menjalani 2 metode pengobatan. Dia juga telah mencoba banyak produk. Teman nya memberitahu tentang 4LIFE TF PLUS dan dia langsung mencobanya. Setelah 2 bulan dengan dosis 6 TF PLUS per hari dia merasa sehat. Dia sekarang tambah gemuk, dan lebih memiliki energi. Dan sudah kembali ke kehidupan normalnya. Sekarang dia hanya memakaiTransfer Factor, dan meninggalkan 2 metode pengobatan lainnya
  8. Anak saya berusia 32 terkena HIV/AIDS dan sempat dirawat beberapa minnggu dirumah sakit. Setelah satu minggu mengkonsumsi ARV, dia tidak punya nafsu makan dan dia bilang rasanya gak karuan, akhirnya kami putuskan untuk menghentikan konsumsi ARV. Melalui internet saya dapat informasi tentang transfer factor. Saya memberinya Transfer Factor Plus 3×3 sehari dan Transfer Factor Advance 3×2 sehari. Dalam waktu 3 minggu TB negatif dan dalam waktu satu bulan CD4 naik dari 70 menjadi 213. Saya terus mensuport anak saya dalam melawan virus ini. Nafsu makannya pun sangat baik dan saya sangat bahagia dengan perkembangan yang signifikan ini. Danny 56 tahun – Jakarta.
  9. Teman saya bilang ke saya bahwa anak saya harus memakai transfer factor. Dia terkena AIDS, jadi kita pakaikan Transfer Factor padanya. Pada awalnya dia tidak mau meminumnya, jadi saya masukan pada minuman yang dia minum. Pada kunjungan ke dokter pertama, vira load nya menurun dari 400.000 menjadi 191.000. setelah dia konsumsi secara rutin, tes lab selanjutnya viral load nya menjadi 40.000. kami sangat terkejut dan berharap kesembuhan pada anak kami, terima kasih Transfer FactorConnie A
  10. HIV/AIDS – Tsidio berumur 5 tahun. Ketika dia datang ke rumah sakit kondisi tubuhnya penuh dengan luka dan kuping nya terinfeksi parah. Dia diperkenalkan dengan TF PLUS. Sampai saat ini telinga nya sehat, dan luka-luka di tubuhnya menghilang. Berat badan nya tadinya 10 kg sekarang sudah 16 kg. Gail Johnson, South Africa
  11. HIV/AIDS – Grace berumur 42 tahun. Dia memiliki CD4 388 dan berat nya 59 KG. Daya ingat nya sangat buruk, semenjak minum TF PLUS daya ingat nya membaik, dan tenaganya menjadi 110%. CD4 nya sekarang 411 dan berat badannya menjadi 70 KG. Gail Johnson, South Africa.
  12. HIV/AIDS – Feroza berumur 26 tahun. Dia sangat kurus. Dia membutuhkan asisten untuk berjalan, mandi dan makan. Pendengaran nya buruk, daya ingat dan kekuatan nya hanya 17 %. Dia sedang mengandung. Berat badan nya hanya 28 KG. CD4 nya 43. setelah 3 bulan pada TF PLUS, CD4 nya menjadi 78, beratnya menjadi 53 KG. Sekarang CD4 nya 163. beratnya menjadi 55 KG. Sekarang dia sudah bisa menangani dirinya dan anaknya. South africa
  13. AIDS / HIV 
    Sebuah sukses awal dengan Peningkatan Imun alami pada seorang pemuda dengan HIV. Kenny berusia 20 tahun dengan hemofilia yang tertular HIV bertahun-tahun yang lalu karena peralatan yang tidak steril ketika mengobatinya hemofilianya. Kenny telah banyak melakukan upaya pengobatan HIV sebelumnya, termasuk terakhir(dalam satu tahun terakhir), rejimen eksperimental dengan tidak ada respon positif. Ia menderita banyak efek samping dari terapi retroviral.

    Lima bulan lalu, Kenny mulai rejimen dosis tinggi TF (3 kapsul 3 kali sehari) dan TF + (2 kapsul 3 kali sehari), bersamaan dengan terapi eksperimental. Diatelah bebas infeksi selama meminum TF tersebut. Dia juga datang kepada kita dengan berita yang sangat menarik 3 minggu yang lalu: ia memiliki jumlah virus NOL, dan sekarang CD4 dekat pada batas normal yaitu 475. Apakah Kenny sudah benar-benar sembuh? Tidak, tapi dia sekarang tampak sehat dan menuju kemungkin menjadi bebas penyakit. Penghitungan berikutnya dijadwalkan enam minggu dari sekarang dan kami akan update. Kenny adalah peer konselor dan pendidik untuk HIV / AIDS dan dia sekarang menyebarkan berita tentang TF dan TF + untuk anggota komunitas AIDS. Ia juga merupakan distributor 4Life Research dan berharap untuk membangun sebuah organisasi penjualan besar bagi orang yang terkena HIV dan Hepatitis C. Dengan demikian, ia mengatakan bahwa ia tidak akan harus berhadapan dengan prasangka terhadap orang-orang yang terinfeksi HIV:Tampaknya 4Life Research hanya dapat memberikan Kenny a HIDUP BARU, dalam banyak hal. Kekuatan TF / TF + dan 4Life Research terus berlanjut.

    Update 11/25/99: CD4 count sekarang 525!

    Update (Musin Dingin, 2000): Seperti banyak dari Anda akan ingat, kami memperkenalkan Kenny, seorang pemuda hemofilia yang didiagnosis HIV positif sepuluh tahun lalu. Setelah bertahun-tahun menerima perawatan medis eksperimental, Kenny mulai mengambil Transfer Factor dan Transfer Factor ditingkatkan dalam dosis tinggi 9 bulan yang lalu. Kami pertamanya mengumumkan jumlah virus NOL dan jumlah CD4 (jumlah darah putih) hampir normal dalam QVnewsletter kami yang terakhir. Sekarang, 3 bulan kemudian, ia telah mengulangi jumlah virus HIV-nya tetap NOL dan jumlah CD4-nya sudah normal. Dan terus menjadi bebas infeksi! Anda mungkin telah melihat cerita Kenny dalam edisi November Teen People Magazine. Sekarang Kenny berbagi pengalaman yang luar biasa dengan orang lain yang menderita penyakit HIV. Menakjubkan apa yang bisa dilakukan oleh kekuatan peningkat sistem imun Transfer Factor dan Transfer Factor ditingkatkan bisa melakukannya!

    Update (Musim Semi / Musim Panas, 2000): Seperti banyak dari Anda akan ingat,kami memperkenalkan Kenny, seorang pemuda hemofilia yang didiagnosis HIVpositif 10 tahun lalu. Setelah bertahun-tahun menerima perawatan medis eksperimental, Kenny mulai mengambil Transfer Factor dan Transfer Factor ditingkatkan dalam dosis tinggi 12 bulan yang lalu. Kami pertamanya mengumumkan jumlah virus NOL dan jumlah CD4 (jumlah darah putih) hampir normal dalam QVnewsletter kami yang terakhir. Sekarang sembilan bulan kemudian dia telah mengulangi jumlah virus HIV-nya tetap NOL dan jumlah CD4-nya terakhir 600 (batas bawah normal adalah 500) Dan tetap bebas infeksi! Sebagai konselor remaja seusianya, Kenny kini memulai upaya dengan energi baru untuk berbagi Transfer Factor dengan dunia HIV. David Markowitz MD, Me.

Sunday, 6 July 2014

Cerpen Aku Akan kembali

Paris… Seperti biasa, kota ini selalu terlihat menawan. Elegant… Manis… Romantis.. Sudah jam 9 malam, namun jalanan masih terlihat ramai dengan turis yang berlalu lalang. Rela berdesak-desakkan hanya untuk mengamati keindahan Menara Eiffel di malam hari. Tak peduli pada dinginnya malam pra-natal.
Natal… Ah, ya. Seminggu lagi akan ada perayaan Natal besar-besaran di depan Menara Eiffel. Pemerintah akan membuat panggung super besar dengan penampilan Natal spektakuler sepanjang tahun ini. ¬Bodo amat, aku tidak tertarik. Bagiku, hari Natal sama seperti hari lain. Datar. Tak ada istimewanya. Tapi, mengapa orang-orang begitu antusias menyambut Natal? Mereka bilang natal adalah hari yang indah, penuh keceriaan, kegembiraan, cinta.. Apalagi jika berkumpul dengan keluarga.
Aku tak mengerti.. Tak akan pernah mengerti karena aku sendiri tak pernah merayakan Natal. Ibuku sudah meninggal sedangkan ayahku.. Cih, boro-boro merayakan Natal dengannya, mengobrol saja kami sangat jarang. Beliau lebih sering menghabiskan waktu dengan alkohol dan pulang larut malam. Beliau tak pernah bertanya tentang apa yang aku rasakan, aku pikirkan. Aku.. kesepian.
Sampai akhirnya, setelah lulus SMA, aku memutuskan untuk pergi dari rumah. Melakukan apa yang aku inginkan dengan uang hasil jerih payahku bekerja paruh waktu. Sudah cukup aku merasakan kesendirian ini. Sudah cukup. Setelahnya, aku tak pernah pulang ke rumah.
Sama sekali..
***
Menikmati sepotong kue ditambah secangkir teh hangat di pagi hari yang dingin. Beginilah caraku memulai cuti natal yang diberikan perusahaan padaku. Ah, sudah lama aku tak sesantai ini. Ketika aku sedang menikmati kedamaian di pagi hari ini, telepon apartemenku berbunyi. Terpaksa, aku berjalan dengan langkah gontai untuk mengangkat telepon.
“Halo?” kataku dengan suara berat, malas.
“Halo, Tn. Takayoshi. Saya resepsionis apartement. Ingin mengkonfirmasi ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda. Namanya, Shena. Apa benar anda mengenalnya?”
Beberapa detik kemudian, aku terdiam. Berpikir lama sekali. Mana pernah aku mempunyai kenalan bernama Shena?
“Siapa dia? Aku tidak mengenalnya.”
“Anda sudah yakin? Tidak mengenal Shena?”
Sekali lagi, aku berusaha mencari nama ‘Shena’ di dalam memori otakku sampai terbesit sesosok anak perempuan kecil yang sedang berusaha menghiburku sampai membuatku tertawa lepas. Lepas sekali. Dia.. sahabat masa kecilku!
“Ah! Aku tahu.. Aku mengenalnya. Suruh dia tunggu disana. Biar aku yang jemput dia disana.” Sahutku mengakhiri percakapan dan segera berganti pakaian.
Shena.. Lama kita tidak bertemu. Aku merindukannya. Namun, aku tak punya kesempatan untuk mencari kabar tentangnya. Aku tak percaya. Dia berhasil menemukanku dari sekian banyaknya penduduk imigran di Paris.
Tak sabar, aku keluar lift dengan tergesa-gesa dan menemukan sosok perempuan berambut panjang sepunggung, berkulit putih, tinggi, cantik. Dia menyambutku dengan lambaian tangan dan seringaian yang lebar. Oh.. dia masih sama seperti dulu.
“Shena..” kataku dengan mata yang berbinar-binar. Sudah lama aku merindukan pertemuan seperti ini. “Bagaimana kamu bisa menemuiku disini?”
“Mmm.. Ada deh. Nggak susah kok mencari imigran dari Jepang tapi bertampang bule seperti kamu, Yoshino-Kun.”
Yoshino-kun. Sudah lama aku tak dipanggil dengan sebutan Jepang itu.
“Bagaimana kalau kamu aku ajak makan di luar? Shena-Can.” Kataku nyengir.
Tak perlu menunggu lama, dia langsung menganggukkan kepalanya. “Sekalian. Ada yang perlu aku bicarakan.”
***
Menanyakan kabarku?
Hhh.. Hal mustahil. Dia tak mungkin menanyakan kabarku, dia tak mungkin memikirkanku apalagi mengharapkan aku kembali ke rumah bersamanya. Malah kalau bisa, aku tidak usah pulang saja. Ayahku… Kurasa sekarang ini dia membenciku. Sangat…
Aku tertawa kecut mendengar perkataan Shena yang kuragukan kebenarannya, “Selera humormu tinggi juga ya,” kilahku sembari menenggak secangkir vanilla latte yang kupesan.
Tegas. Shena menggeleng, “Aku tidak bercanda, Yoshi. Aku serius. Ayahmu sangat merindukanmu. Sangat, Yoshi.. Setiap hari dia duduk di teras rumah, menunggumu kalau-kalau kamu datang ke rumah dengan wajah murung. Setiap hari, Yoshi.. Setiap hari..”
Shena menekan beberapa kata yang membuat hatiku memberontak. Menolak. “Untuk apa dia melakukan hal seperti itu? Seharusnya, dia tahu bahwa aku tak akan pulang ke rumah.”
Jari-jari Shena menggenggam erat pegangan cangkir teh yang sedari tadi belum juga ia minum. Kepalanya menunduk dalam. Dia menggigit bibirnya sendiri. Tak beberapa lama kemudian, dia terisak kecil. “Tentu saja dia melakukan itu! Karena.. Karena kamu adalah ‘sesuatu’ yang harus dia lindungi, ‘sesuatu’ yang harus dia jaga, ‘sesuatu’ yang sangat ia cintai.”
Kedua mataku membelalak kaget. Tertegun. Rahangku mengeras, tak tahu harus berkata apa lagi.
“Pulanglah.. Ayahmu masih menuunggumu sampai sekarang ini. Detik ini. Dia pasti akan sangat senang kalau kamu datang ke rumah. Sekali saja untuk Natal ini.” Shena melanjutkan perkataannya lagi. Kali ini, aku bisa melihat air mata membasahi kedua pipinya. Aku menarik napas panjang. Mengapa Shena ingin sekali aku pulang ke rumah?
Aku memijit dahiku dengan jari telunjuk dan ibu jari. “Baiklah, aku akan pulang.” Putusku pada akhirnya dengan terpaksa.
Shena berhenti menangis. Dia menatapku lekat-lekat. “Benarkah?”
Aku mengangguk malas. Dia tersenyum tipis dengan air mata yang masih basah. “Arigatou gonzaimasu, Takayoshi-kun..”
Aku memaksakan diriku untuk tersenyum. Kemudian, Shena bangkit berdiri dan berpamitan padaku. “Sudah jam 12 siang. Aku harus pergi ke bandara sekarang. Terima kasih sekali lagi kamu sudah mau mendengarkanku.”
“E-eh, perlu aku antar?” kataku menawarkan diri.
Shena menggeleng, “Tidak. Terima kasih. Sampai jumpa, Takayoshi-kun. Aku menunggumu di Jepang.”
Kemudian, aku melihat tubuh mungilnya pergi melewatiku dan menghentikan taksi di depan. Memberikanku lambaian tangan lalu pergi.
Sementara aku. Aku tidak langsung beranjak dari tempat duduk. Sejenak, aku mencerna semua perkataan Shena. Ternyata, penyakit kesotoyan-nya itu belum hilang sejak dulu. Dari kecil, ia memang selalu memberitahukanku tentang hal-hal baik yang ayah pikirkan tentangku. Namun, aku selalu menyangkalnya dan tertawa kecil. It’s just in your imagination, my best friend. Just only in your imagination.
Bagaimana bisa aku mempercayainya jika setiap aku pulang ke rumah, kesunyianlah yang pertama kali menyambutku. Tidak ada kata-kata sambutan yang manis seperti yang biasanya orangtua katakan pada anaknya setiap pulang ke rumah. Aku selalu menerima penghargaan tanpa ucapan selamat atau apapun dari ayah. Ayah sibuk dengan dunianya sendiri. Hingga akhirnya, aku merasa tidak dihargai lagi olehnya bahkan aku sempat meragukan statusku sebagai anak kandungnya. Tahun demi tahun kucoba untuk bertahan. Melalui semua itu bersama ayah. Akan tetapi, beliau tak kunjung berubah. Malah, aku semakin merasa kesepian.
Hingga akhirnya, pada kelas 2 SMA, aku memutuskan untuk mencari kerja sambilan. Menabung uang supaya bisa kujadikan biaya hidup ketika aku pergi dari rumah ayah nanti dan mewujudkan apa yang aku cita-citakan. Sampai akhhirnya, aku menemukannya.. di sini.. di kota Paris. Setelahnya, aku tak pernah pulang dan memang aku tak pernah berencana untuk pulang ke rumah. Aku benci dia…
***
Aku tak percaya. Aku benar-benar melakukan ini. Hal yang dulunya tak pernah sedikit pun terbesit di benakku.
25 Desember. Aku kembali ke Jepang…
Keluar dari bandara dan melihat keadaan kota Tokyo. Sungguh, 7 tahun aku di Paris, kota ini telah melakukan banyak perubahan. Membuatku yang selama 18 tahun telah dibesarkan di Jepang ini merasa asing di tanah kelahirannya sendiri. Kuhirup udara dalam-dalam. Ah.. Bau ini.. Bau yang sudah lama tak kuhirup.
Akan tetapi, tujuanku ke sini bukan untuk memperhatikan antara persamaan dan perbedaannya keadaan Jepang yang dulu dengan yang sekarang. Aku kembali untuk Shena. Ya, untuk Shena bukan untuk ayah. Aku berdiri mematung di pinggir jalan raya, menunggu taksi kosong yang bisa kutumpangi. Sampai akhirnya, aku menemui seorang nenek sedang berjalan menghampiriku. Memakai kimono yang warnanya sudah memudar, beliau tersenyum menyapaku.
“Anata wa machigainaku Takayoshi-kun. Hisashiburi.” Sapanya begitu kami sudah berdekatan. Beliau menunduk dan aku pun mau tidak mau ikut menunduk memberinya hormat. Ah, sudah lama aku tak melakukan norma kesopanan ala Jepang seperti ini.
“Anata dare?” tanyaku bingung dengan alis yang mengkerut. Untung saja, 7 tahun di Paris tidak membuatku lupa dengan bahasa Ibu.
“Hahaha.. Doyara, anata wa mada Nihon no moto o hanasu koto ga dekiru? Watashi no namae, Furuno Fuko. Watashi wa anata no chichi, Furuno Yoshino no hahadesu.”
***
Aku turun dari taksi bersama dengan nenekku, Furuno Fuko. Aku tak mengerti kenapa beliau membawaku kesini dan bukan langsung ke rumah. Mengekori nenek dengan langkah yang loyo. Tak bersemangat. Kami sekarang berada di Jepang bagian utara. Udara sangat dingin. Musim salju. Aku berjalan sembari melihat lingkungan di sekitarku. Tunggu dulu! Aku merasa familiar dengan ini. Tapi, apa pernah dulu aku kesini?
Nenek menghentikan langkahnya secara tiba-tiba. Tatapannya memandang ke arah padang bunga yang telah diselimuti oleh salju di samping kami. “Sayang bunganya tertutup salju. Padahal, bunga-bunga itu sangat indah. Kamu juga sewaktu kecil senang bermain disini loh…”
Aku tersentak. Itu artinya aku memang pernah kesini. Tapi, kapan? Sementara aku masih bertanya-tanya, nenek mengajakku duduk di sebuah pondok kecil, di tepi padang bunga. Mau tak mau aku mengikutinya. Sejenak nenek tersenyum, masih dengan kedua mata yang memandang padang bunga itu. “Pertama kali kamu kesini ketika musim panas. Ingat?”
Tiba-tiba, sebersit bayangan pun muncul di dalam otakku. Aku seperti melihat padang bunga itu sewaktu musim panas, indah dengan bunganya yang berayun-ayun tertiup angin, disana aku tertawa lepas. Sangat bahagia. Berlari kesana dan kemari tanpa menghiraukan rumput panjangnya yang bisa saja menyembunyikan hewan reptil mengerikan. Entahlah… Aku tak tahu kenapa aku bisa berani seperti itu. Mengingatnya aku jadi tersenyum sendiri.
“Tepatnya, setelah ibumu meninggal.” Lanjut Nenek. Membuat senyumanku memudar begitu saja. “Tapi, nenek salut sama kamu. Kamu masih ceria seperti biasa, tegar. Buktinya kamu masih bisa bermain disini dengan tertawa lepas.” Puji nenek dengan menyunggingkan senyum dan menepuk pundakku sesaat.
Benar juga. Pada saat ibu meninggal, aku hanya menangis pada hari itu. Namun, setelahnya, aku kembali ceria, seperti tidak terjadi apa-apa.
“Takayoshi-san…” panggil nenek.
“Ya?”
Nenek menghela napas sejenak, “Apakah kamu pikir ayahmu itu buruk?”
Mengingat semua yang telah ayah lakukan untukku. Mengacuhkanku, selalu sibuk dengan dunianya sendiri tentu saja tanpa berpikir panjang aku menjawabnya, “Ya..”
Lagi, nenek menghela napasnya. Kali ini lebih panjang. “Setelah kematian ibumu, ayahmu menjadi putus asa karena kehilangan salah satu orang yang paling dia cintai. Akan tetapi, dia tidak bisa terus putus asa sebab dia tahu bahwa ada satu orang lagi yang paling dia cintai masih bersama dengannya, membutuhkan kasih sayang orangtua, dan membutuhkan bimbingan untuk bisa menjadi pria sejati. Orang itu adalah… kamu.”
Aku tersentak kaget dengan kedua mata yang membulat lebar. Aku ingin mengelak perkataan nenek namun rasanya rahangku menjadi kaku, sulit untuk digerakkan. Entah kenapa, hatiku rasanya seperti mengatakan suatu pembenaran.
“Pada hari itu, ayahmu berjanji pada nenek akan membuatmu menjadi pria yang kuat, yang ceria juga sehat dan supaya kamu bisa meraih semua cita-citamu. Dan, sejak itulah, ayahmu berjuang paling keras seumur hidupnya. Dia keluar dari pekerjaannya yang bergaji besar untuk mencari pekerjaan lain yang memiliki banyak waktu luang. Agar dia bisa menjagamu, menemanimu. Dia selalu membelikanmu mainan dan makanan dengan uangnya yang sedikit dan menabung sisa uang yang dia miliki untuk pendidikanmu. Sedangkan ayahmu? Dia hanya makan setelah kamu makan sampai kenyang.” Cerita nenek.
Aku menundukkan kepala dalam-dalam. Kenangan-kenangan masa kecilku dulu bersama ayah seperti berputar kembali. Mainan, jajan, cinta, kebahagiaan, tawa.. kenapa aku bisa melupakan semua itu?
“Dia paling suka natal. Karena hari Natal adalah hari dimana Yoshino bisa bersama denganmu seharian. Mengajakmu berjalan-jalan, piknik… Yoshino senang bisa membuatmu bahagia. Namun, lambat laun kondisi seperti itu juga membuat Yoshino sangat kelelahan sehingga Yoshino lari ke alkohol. Hingga akhirnya, ketika kau bertumbuh dewasa, kabarnya di antara kau dan Yoshino tercipta sebuah jarak. Kalian tak lagi bisa bersama terus-menerus seperti dulu. Kau terlihat enggan berbicara lagi dengan Yoshino sehingga Yoshino pun memilih untuk diam karena takut mengganggumu. Meskipun begitu, dia tetap memperhatikan keadaanmu. Mencintaimu walau hanya dalam diam. Dia senang bisa melihatmu tumbuh semakin dewasa, semakin tampan dan semakin pintar. Kau tahu? Dia selalu membanggakanmu dengan para tetangga, pada nenek.”
Aku masih diam. Tak sanggup berkata-kata lagi sementara nenek masih bercerita panjang lebar, otakku terus saja memutar bayangan ayah yang menyanyangiku dengan tulus, mencintaiku dengan sepenuh hati. Jadi.. Jadi itulah alasannya kenapa tetanggaku bisa tahu prestasiku, memberiku ucapan selamat dan pujian padahal aku tak pernah menceritakannya pada mereka. Karena… Karena ayah. Karena ayah yang menceritakannya pada mereka. Dengan sorot mata yang penuh dengan kebanggaan, kebahagiaan. Aku.. Aku telah salah menilainya.
“Sampai akhirnya, ketika kau pergi meninggalkan rumah. Hari-hari Yoshino dipenuhi dengan kesedihan, rasa kesepian, kehilangan. Dia menunggumu… Dia menunggu berita tentang kesuksesanmu. Dia percaya kamu akan pulang.”
Air mata yang sedari tadi sudah mengalir menjadi bertambah deras. Aku menjambak rambutku kuat-kuat. Cukup! Cukup… Semakin banyak kenangan-kenangan hitam putih yang muncul dalam pikiranku, semakin terasa menyakitkan. Menyesakkan.
Sekarang, tanpa diberi tahu, aku sudah tahu sendiri jawabannya atas pertanyaanku yang tadi. Mengenai kenapa aku berani berlarian di tengah rumput yang tinggi tanpa takut ada hewan yang bisa melukaiku atau kenapa aku begitu kuat menerima kepergian ibu.
Itu semua karena aku masih memiliki ayah. Ayah yang tidak pernah membiarkanku terluka. Ayah yang selalu berusaha membuatku kuat, tegar dan bisa kembali ceria seperti sedia kala walaupun ayah sendiri sedang putus asa, sedih, kecewa, lelah, namun dia tak pernah membiarkanku melihat itu semua darinya. Tak akan pernah…
“Dan, sekarang, apakah menurutmu Yoshino adalah ayah yang buruk?”
Kali ini, aku tidak punya alasan lain. Jawaban lain selain dengan menggelengkan kepala. Tidak.. Ayah terlalu baik. Aku telah menjadi anak yang sangat buruk untuknya.
Tak beberapa lama kemudian, nenek pun ikut terisak. Beliau menepuk pundakku dan lalu berkata, “Takayoshi-san, terima kasih.. Terima kasih.. Setidaknya, kau telah membuat ayahmu bahagia mendengarnya.”
DHEG!
Ayah? Jadi, ayah ada disini? Dimana dia sekarang?
“Takayoshi-san..” panggil nenek sekali lagi.
“Apa?”
“Ayahmu.. sudah meninggal sebulan yang lalu.”
***
Aku bangkit berdiri di depan dupa ayah sebagai penghormatanku kepada ayah. Disini, di ruangan yang sudah aku dan nenek dekorasi menjadi ruangan penuh nuansa natal Ada rasa penyesalan teramat dalam juga kesedihan yang tak kalah mendera. Tepat di hari Natal ini, aku mengingat kembali akan semua yang telah ayah lakukan untukku. Semuanya..
Kalau boleh, aku ingin menangis keras. Namun… Aku tak ingin membuat ayahku bersedih. Jika sewaktu ibu pergi ayah tak mau melihatku menangis apalagi sekarang? Aku berusaha sekuat mungkin agar air mata itu tak terjatuh.
“Merry Christmas, Ayah..” ujarku lirih.
Selesai berdoa, nenek berdiri dan melemparkan tatapannya ke arahku seraya berkata, “Ayo, Takayoshi. Ikuti nenek sebentar. Nenek ingin menunjukkan sesuatu padamu.”
Tanpa berbasa-basi lagi, aku menganggukkan kepala dan membuntutinya. Ternyata nenek ingin membawaku ke kamar ayah. Dibukanya pintu lemari ayah perlahan-lahan sampai terlihat beberapa tumpukan kado disana. Aku membelalak kaget. Untuk siapa semua itu?
“Takayoshi, selamat hari natal. Ini semua hadiah untukmu dari Yoshino yang telah ia kumpulkan selama 7 tahun. Setiap hari natal, ia membuatkannya untukmu.”
Kemudian, nenek meninggalkanku sendirian di kamar ayah. Kedua mataku memandang tumpukan kado itu. Di setiap kado itu terdapat greeting card bertuliskan, “Merry Christmas, Yoshino.”
Perlahan-lahan, aku membuka semua kado tersebut dan terkejut ketika tahu bahwa isinya adalah barang-barang yang pernah kuminta dulu pada ayah namun belum bisa ia turuti pada saat itu. Tak kusangka, ternyata, ayah masih mengingatnya dan ia mewujudkannya sekarang dengan gajinya yang sedikit. Semua kado itu dibungkus dengan sangat rapi menunjukkan kesungguhan dan ketulusan hati ayah pada saat memberikan hadiah itu untukku.
Ayah… Aku.. Aku ijin menangis. Sebentar saja.. Untuk terakhir kali.
Tetes demi tetes air mata yang tadi sudah mengering menjadi basah kembali. Semalaman itu aku menangis. Menangis di kamar ayah.
Ayah… Beristirahatlah dengan tenang. Dengan bahagia. Sudah cukup kau merawat anak kurang ajar seperti aku ini. Sudah cukup, Ayah.. Sudah cukup..
***
“Maafkan ayah, ya… Ayah sering meninggalkanmu sendirian di rumah. Kau pasti kesepian. Maafkan ayah ya…”
Tubuh mungil anak itu hanya diam tak bergeming. Muka imutnya dia hadapkan, menatap wajah ayahnya yang menunduk.
“Ayah punya jajanan. Nanti, kalau lapar dimakan aja. Tapi jangan banyak-banyak. Nanti sakit perut.”
Dia masih tidak bergeming. Diam. Menatap ayahnya dalam-dalam.
“Ayah janji. Ayah akan pulang secepatnya. Nanti ayah akan masak buat makan malam nanti. Kita makan bersama-sama ya… Oke?”
Beliau pun mengulurkan tangannya, mengusap rambut anak itu dan meninggalkan anak itu di rumah sendirian. Dia tidak akan pergi lama-lama. Karena dia tahu ada seseorang yang paling berharga sedang menunggunya di rumah. Dia tidak akan membiarkan seseorang itu sendirian. Kesepian..
Jangan sedih. Ayah pergi sebentar. Nanti, kita akan bersama-sama lagi.